PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu – Ratusan rumah warga Kabupaten Murung Raya, khususnya yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito terendam banjir, Jumat 10 April 2020. Banjir ini akibat luapan Sungai Barito yang dipicu oleh curah hujan dalam beberapa hari ini.

Data yang dipantau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Murung Raya diketahui ada 6 kecamatan yang terendam banjir seperti Kecamatan Murung, Kecamatan Permata Intan, Kecamatan Sumber Barito, Kecamatan Laung Tuhup, Kecamatan Seribu Riam, dan Kecamatan Barito Tuhup Raya.

“Saat ini ketinggian air mencapai level 8.50 meter dari level normal antara 4-5.50 meter," kata Kepala BPBD Murung Raya, Merkudius Dani melalui Koordinator Lapangan, Sari Damayanti.

"Dari pantauan yang kami lakukan saat ini ketinggian air, khususnya diwilayah kecamatan yang berada di hilir Barito terus mengalami kenaikan debit air,” tambahnya.

Saat ini dari laporan yang masuk ke BPBD dketahui jika wilayah hulu Sungai Barito seperti Kecamatan Seribu Riam dan Sumber Barito sudah mengalami penurunan debit air, sehingga diharapkan tidak ada banjir susulan yang diakibatkan oleh curah hujan.

--page

Sementara itu wilayah hilir Sungai Barito justru mengalami kenaikan karena banjir yang dialami di wilayah hilir merupakan kiriman dari wilayah hulu.

“Kita berharap agar hujan tidak terjadi di wilayah hulu, sehingga tidak terjadi banjir susulan yang meningkatkan debit air yang saat ini sudah terbilang cukup tinggi,” tambahnya lagi. (RIANSYAH/B-6)