BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Saat ini harga ikan kering di Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan mengalami penurunan. Turunnya harga ikan ini lantaran terbatasnya pengiriman keberbagai daerah akibat merebaknya virus corona.
“Saat ini seluruh jenis ikan kering mengalami penurunan harga, karena memang terbatasnya permintaan. Selain itu pengiriman keberbagai kota juga terbatas,” kata Normadi, penampung ikan di Pelabuhan Perikanan Kuala Pembuang, Jumat, 10 April 2020.
Menurutnya untuk pengiriman ikan kering ke Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur saat ini sudah jarang, lantaran stok ikan kering di tingkat pedagang disana masih menumpuk di gudang lantaran sepi pembeli.
Biasanya permintaan ikan kering di perusahaan perkebunan cukup banyak, namun saat ini sudah tidak ada lagi pengiriman ke perkebunan.
“Saat ini akses keluar masuk wilayah perkebunan sudah dibatasi, sehingga ikan kering yang biasanya dijual hingga ke sana sudah tidak bisa lagi,” urainya.
--page
Meski sampai sekarang tetap ada aktivitas pengolahan ikan kering, namun penjualan yang dilakukan hanya terbatas untuk masyarakat di Kuala Pembuang.
Sedangkan mengenai harga jual untuk ikan kering Senangin dari harga biasanya Rp 80 ribu per kilo gram, saat ini hanya Rp 65 ribu.
Kemudian ikan Tenggiri dari harga sebelumnya Rp 90 ribu dan saat ini hanya Rp 80 ribu. (FAHRUL/B-6)








