SAMPIT –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Bulan Ramadan hanya tinggal menghitung hari. Biasanya, saat bulan puasa permintaan kebutuhan sembako tidak terkecuali gula dan bawang cenderung meningkat. 

Bupati Pulang Pisau, H Edy Pratowo mengatakan, ketersediaan bahan sembako pada umumnya cukup sampai enam bulan kedepan. Hanya saja, ada beberapa kebutuhan yang memang harus mendapat perhatian. 

"Yaitu ketersediaan gula pasir, bawang merah dan bawang putih. Beberapa hal ini menjadi perhatian pemerintah," kata Edy, Sabtu, 11 April 2020. 

Ia menambahkan, belakangan ini harga gula pasir memang mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Kondisi ini disebabkan adanya permintaan gula pasir yang cukup tinggi namun barangnya kurang. 

"Kita tunggu saja kebijakan dari pemerintah pusat seperti apa menyikapi gula pasir dan bawang ini. Apakah nanti impor atau seperti apa," ujar dia. 

--page

Bupati mengharapkan, ketersediaan gula pasir ini bisa normal sebelum bulan ramadan. Supaya, harga gula pasir juga bisa turun seperti semula. 

"Pemerintah Kabupaten (Pemkab) juga akan mengantisipasi dengan membuka operasi pasar jika memang saat bulan ramadan harga gula pasir atau bawang mengalami kenaikan yang tidak normal. Artinya jika semula harganya Rp 10 ribu menjadi Rp 20 ribu, maka operasi pasar kemungkinan akan dilakukan," tandasnya. (M.BADARUDIN/B-5)