BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Semakin merebaknya pandemi Covid-19 atau virus corona membuat naiknya sejumlah harga bahan pokok di sejumlah pasar di Pangkalan Bun, ditambah pembeli pun sepi.
Pemeilik Kios Sembako Dimas di Pasar Palagan Sambi mengaku, sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, pasca merebaknya covid-19 di Kobar.
Disebutkannya, bahan pokok yang naik karena corona seperti, cabai rawit merah Rp 65 /Kg, bawang merah Rp 50/Kg, bawang putih Rp 50/Kg dan gula pasir Rp 21/Kg.
"Sudah beberapa harga naik, pembelinya sepi," katanya, Sabtu, 11 April 2020.
Hal yang sama juga diungkapkan Sri Pedagang di Pasar Indra Sari, mengeluh semenjak adanya wabah covid-19 ini, omsetnta mengalami penurunan akibat sepi pembeli.
--page
"Karena corona ini pasar ya mulai sepi, karena kan banyak warung atau pedagang yang tutup sehingga yang belanja juga sepi," keluhnya.
Disampaikannya, seperti gula 1 karung biasanya dalam 2 hari sudah habis terjual, namun sekarang dalam seminggu tidak habis terjual.
Sri juga menuturkan, jika di pasar Indra Sari ia belum melihat adanya warga yang memborong bahan pokok, akibat mewabahnya pandemi Covid-19.
"Masih normal - normal saja mas, tidak ada aksi borong sembako, yang ada malah sepi pembeli," tutupnya. (DANANG/B-5)








