PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Covid-19 atau virus corona sangat berdampak pada perekonomian, bahkan pedagang ayam kampung pun merasakannya, lantaran beberapa kampung memperketat pintu masuk.

Pedagang ayam kampung Hamidah mengaku, karena adanya corona ia merasa susah membeli ayam kampung. Mengingat pengetatan pintu masuk ke desa dan perkampungan di Kobar.

"Tidak segampang dulu untuk keluar masuk kampung orang, banyak desa - desa yang memperketat jalur masuk," ujarnya, Sabtu, 11 April 2020.

Ia menyampaikan, akibat corona, langganan ia beli biasanya selalu setor ayam pun susah keluar masuk di wilayahnya.

"Langganan saya orang Pangkalan Lada sana, bahkan mereka sendiri saja memperketat warganya, jadi susah mendapatkan ayam kampung," ungkapnya.

--page


Lanjutnya, kalaupun ada saat ini harga ayam kampung cukup mahal, yakni kisaran Rp 75 /kg nya. Bahkan pengepul pun tidak mau mengantar kalau tidak harga tinggi.

Sementara untuk harga ayam potong di pasar, kisaran harga Rp 35 ribu/Kg nya.

"Kami berharap, semoga kondisi seperti ini cepat berlalu, sehingga semua aktifitas masyrakat kembali seperti biasa," tutupnya. (DANANG/B-5)