PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, semua anggaran untuk kegiatan yang sifatnya seremonial dipangkas.

"Perjalanan dinas, dan program yang sifatnya seremonial seperti festival, pameran, hingga makan minum dipangkas semuanya," kata Fairid, Sabtu 11 April 2020.

Pemangkasan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD ini merupakan langkah penghematan, untuk dialokasikan sebagai dana penanganan Covid-19.

"Pemangkasanya untuk penambahan dana belanja tidak terduga, karena anggaran tim dan penanganan Covid-19 sumbernya dari situ," jelasnya.

Untuk anggaran kebencanaan sendiri, pihaknya telah menyiapkan Rp 10 miliar. Sebagian dana ini digunakan untuk operasional tim gugus tugas, serta insentif tenaga medis dan petugas lapangan.

--page

Namun dana itu tidak sepenuhnya untuk penanganan Covid-19, tapi juga untuk bencana lain seperti banjir dan kebakaran hutan. (HENDRI/B-11)