BORNEONEWS, Muara Teweh - Kawasan perkotaan Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara tak luput dari terjangan banjir. Bahkan, Sabtu, 11 April 2020, ketinggian banjir disebutkan meningkat, terutama di kawasan permukiman dataran rendah.
Banjir terjadi karena hujan yang setiap hari mengguyur Kabupaten Barito Utara, ditambah kiriman dari kabupaten tetangga yakni Murung Raya. Debit air Sungai Barito pun meninggi.
Wawan, salah satu warga Gang MT, Kelurahan Melayu, mengatakan bahwa banjir di lingkungannya semakin meningkat. Bahkan ketinggian mencapai 80 sentimeter.
“Padahal kemarin masih sekitar 50 sentimeter dari atas tanah, tetapi hari ini meningkat,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini warga yang pemukimannya sudah tergenang banjir telah memindahkan barang-barangnya ke tempat yang lebih aman atau tinggi. Sebab, dikhawaitkrn ketinggian air semakin meningkat.
--page
Sementara itu berdasarkan pantauan, daerah lainnya yang juga dilanda banjir seperti Gang Paraguai, Jalan Imam Bonjol, Jalan Flores, Jalan Merak, Jalan Sengaji Hilir, dan sebagain di Kelurahan Lanjas. (RAMADHANI/B-11)








