PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kalteng Suyuti Syamsul menyebutkan jumlah masker raib digasak pencuri pada Sabtu 11 April 2020 masih angka estimasi.

"Besok (Minggu, 12 April 2020) akan dilakukan stock opname untuk menghitung angka yang sebenarnya, dan akan saya pimpin langsung," kata Suyuti, dalam keterangan rilis di Facebooknya, Sabtu 11 April 2020.

Menurut rekaman CCTV, pelaku melancarkan aksinya di dalam gudang terekam dengan baik pada pukul 02.00 WIB dini hari.

"Saat ini rekamannya kita serahkan ke pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut," tandasnya.

Masker yang raib tersebut, lanjut Suyuti, diperuntukan bagi tenaga kesehatan yang memang harus tersedia di gudang farmasi Dinkes Kalteng.

--page

"Masker tersebut akan dilepaskan jika ada RSUD dan dinkes kabupaten-kota yang benar-benar kehabisan stock masker," ucapnya.

Dinkes Kalteng mencatat, masker yang telah dikirimkan ke dinas kesehatan kabupaten dan kota serta ke RSUD se-Kalteng mencapai 176 ribu lembar. "Ini tidak termasuk sebelumnya," jelas Suyuti.

"Dalam catatan kami juga, masker yang ada di dinkes kabupaten kota dan RSUD se-Kalteng sekitar 300 ribu lebih di luar yang didistribusikan oleh dinkes provinsi," tambahnya.

Untuk mengantisipasi, Dinkes Kalteng memperketat penjagaan dengan menambah tiga personel per shif jaga.

"Semoga pelakunya segera tertangkap dan diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku," tutupnya. (PARLIN TAMBUNAN/m)