BORNEONEWS, Palangka Raya - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) tetap melanjutkan penerimaan calon Tamtama Prajurit Karier Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat Gelombang - I tahun anggaran 2020.
Pelaksanaannya di mulai pada tanggal 14 sampai 16 April 2020. Proses seleksi kali ini memasuki tahap lanjutan. Yakni penentuan dan pemantauan akhir tingkat daerah.
Kemudian pada pada tanggal 19 sampai 26 April 2020, akan dilanjutkan ke proses seleksi Sub Panitia Pusat (Sub Panpus) Palangka Raya.
Proses seleksi penerimaan prajurit tetap dilanjutkan karena TNI AD harus memelihara keseimbangan untuk menjaga kekuatan gelar personel dalam rangka kesiapan tugas Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Salah satunya adalah membantu pemerintah daerah dalam mengatasi kesulitan masyarakat, seperti saat ini dalam menghadapi penyebaran Covid-19 di wilayah Kalteng.
Komandan Korem atau Danrem 102/Panju Panjung Kolonel Arm Saiful Rizal menyampaikan, TNI merupakan salah satu garda dalam membantu penguasa tanggap darurat dalam penanganan bencana pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
--page
TNI AD tidak ingin karena kendala kekurangan personel, dapat mengganggu program kegiatan dan membantu penanganan wabah yang saat ini memang sangat serius untuk ditanggulangi.
"Untuk itu, proses penerimaan tetap berlanjut. Tapi tentu prosedur kesehatan menjadi perhatian utama TNI, serta protokol kesehatan akan dilaksanakan dengan ketat dengan tetap melaksanakan physical distancing selama proses seleksi," katanya, Minggu, 12 April 2020.
Dia menegaskan, TNI AD tidak akan mengabaikan prosedur keamanan dan keselamatan setiap peserta seleksi di tengah pandemi Covid-19. Semua akan diatur agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 selama proses seleksi.
Danrem menghimbau agar para peserta atau masyarakat yang mengikuti sejumlah tahapan seleksi tidak perlu merasa khawatir. Sebab, panitia telah melaksanakan dan memberlakukan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan.
"Protokol kesehatan tetap diberlakukan selama seleksi berlangsung. Baik itu untuk peserta seleksi maupun untuk panitia pelaksana," jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, pelaksanaan seleksi difokuskan di Korem 102/Panju Panjung. Selama proses seleksi berlangsung, tempat yang digunakan dipastikan dalam kindisi yang steril.
--page
"Kami akan memperhatikan dan mencermati prosedur tetap (protap) mekanisme seleksi penerimaan prajurit sesuai aturan yang sudah ditetapkan. Kami tidak akan mentolerir bagi oknum yang akan memanfaatkan situasi saat ini untuk mencari kepentingan pribadi," tutupnya. (NOPRI/B-7)








