BORNEONEWS, Nanga Bulik - Sejumlah Perusahaan Besar Swasta (PBS) di kabupaten Lamandau ikut merespon wabah Covid-19 dengan membantu pemerintah dalam melengkapi sarana dan prasarana penunjang, seperti pengadaan ambulans.
Upaya yang kini tengah dilakukan antara lain adalah membeli satu unit ambulans dengan spesifikasi khusus untuk digunakan dalam penanggulangan Covid-19. Anggaran pembelian satu unit ambulan itu sepenuhnya bersumber dari dana konsorsium perusahaan.
Hal tersebut seperti diungkapkan Bupati Lamandau H Hendra Lesmana saat dikonfirmasi, Senin 13 April 2020.
"Betul, sejumlah PBS (Perusahaan Besar Swasta) berencana membantu kita tangani covid-19 ini. Dari laporannya ke kita, mereka akan membeli satu unit ambulan untuk melengkapi sapras (sarana dan prasarana) kita," kata Bupati Hendra.
Disebutkan Hendra, jenis ambulan yang rencananya akan disumbangkan pihak perusahaan ke pemkab itu merupakan ambulan dengan spesifikasi yang memadai, khususnya untuk penanggulangan Covid-19.
--page
"Informasinya saat ini mereka sedang order ambulannya, kita tunggu saja," kata Bupati.
Terpisah, penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Lamandau H Masrun menyebut, ambulan yang dipesan pihak perusahaan itu harganya ditaksir sekitar Rp. 600 juta."Infonya, harga ambulannya untuk satu unit ini sekitar 600 jutaan, makanya spesifikasinya khusus. Tempat pasiennya juga khusus. Proses pembelian dan harga detailnya kita tidak tahu persis, kita tidak ikut terlibat, karena pemerintah daerah hanya menerima manfaatnya saja," singkat Masrun. (HENDI NURFALAH/B-5)








