SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara Windu Subagio mengatakan, ada 500 KK di Bumi Gawi Barinjam yang merasakan dampak ekonomi akibat dari Corona Virus Disease atau Covid-19. 

Untuk meringankan beban ekonomi akibat berkurangnya pendapatan selama pandemi Covid-19, Pemkab Sukamara siap mengganggarkan bantuan yang nantinya akan disalurkan.

"Masyarakat yang terkena dampak Covid-19 ini ada sekitar 500 KK," kata Windu Subagio saat melaporkan kepada Gubernur Kalteng dalam video conference, Senin, 13 April 2020.

Menurut Windu, dari jumlah tersebut, pihaknya menganggarkan Rp 22 miliar untuk membantu ekonomi mayarakat tersebut selama melewati corona virus.

"Dengan anggaran tersebut, kita bantu mereka selama dua bulan, Tiap bulannya masyarakat akan menerima uang Rp 750 ribu, sehingga dalam dua bulan itu ada Rp 1,5 juta yang diterima," terangnya.

--page

Diketahui, bahwa Kabupaten Sukamara menjadi salah satu daerah di Provinsi Kalimantan Tengah yang masih dalam zona hijau. Untuk mempertahankannya, masyarakat diharapkan dapat bekerjasama.

"Intinya kita bersyukur, karena di Kabupaten Sukamara masih zona hijau, mohon doa semuanya, mudah-mudahan ini masih bisa terus kita pertahankan," harap Windu Subagio. (NORHASANAH/m)