SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Sukamara akan memfokuskan penggunaan dana desa atau DD untuk bantuan langsung tunai atau BLT kepada warga yang tidak mampu.

"Untuk dana desa rencananya kita konsentrasikan untuk BLT di masyarakat desa masing-masing," kata Bupati Sukamara, Windu Subagio dalam vicon bersama Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran, Senin, 13 April 2020.

Windu menuturkan, fokus dalam penggunaan DD tersebut sudah disampaikan ke seluruh kepala desa. Ia berharap pihak desa bisa langsung menghitung dan mendata berapa BLT yang bisa diberikan.

"Semua sudah kita sampaikan, sehingga mereka bisa mengetahi bantuan langsung tunai yang bisa diberikan kepada warganya," ungkapnya.

Selain itu, Pemkab Sukamara juga mempersiapkan anggaran sebesar Rp 22 miliar untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19. Bantuan juga rencananya disalurkan dalam bentuk uang.

--page

"Kita siapkan Rp 22 miliar untuk membantu masyarakat selama 2 bulan. Setiap bulannya masyarakat akan menerima uang sebesar Rp 750 ribu. Sehingga dalam 2 bulan itu ada Rp 1,5 juta yang diterima," tukasnya. (NORHASANAH/B-7)