BORNEONEWS, Muara Teweh - Bupati Barito Utara, Nadalsyah menyampaikan bahwa musibah banjir bukanlah momen wisata. Hal itu setelah dia melihat ada masyarakat yang seakan berwisata di lokasi banjir, seperti kawasan Jalan Panglima Batur atau Water Front City.
“ Jangan jadikan musibah banjir ini sebagai hiburan dan kepuasan bagi diri sendiri," kata Nadalsyah, Senin 13 April 2020.
Terpisah, Camat Teweh Tengah, H Mastur telah mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan keselamatan, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan saat banjir melanda.
“Khususnya kepada orangtua agar menjaga dan selalu waspada terhadap anak-anaknya yang sedang bermain air atau mandi di kawasan Water Front City (WFC) Muara Teweh. Dan juga kepada para anak-anak lainnya agar tidak menaiki jembatan penyeberangan untuk terjun bebas karena itu sangat membahayakan,” kata Mastur.
Mastur juga menegaskan, banjir ini terjadi saat pandemi virus corona atau Covid-19. Hendaknya warga menghindari kerumunan atau perkumpulan di tengah orang banyak.
--page
“Kepada seluruh warga masyarakat agar selalu mengunakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah,” imbaunya. (RAMADHANI/B-11)








