BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten Lamandau mulai mendistribusikan masker gratis berbahan kain bagi masyarakat. Pendistribusian mulai dilakukan bersamaan dengan penyerahan masker secara simbolis dari Bupati Lamandau H Hendra Lesmana kepada perwakilan Camat, Kepala Desa dan RT, bertempat di Aula Setda Lamandau, Senin 13 April 2020 sore.
Untuk tahap awal, masker gratis yang diproduksi Pemkab Lamandau untuk masyarakat itu berjumlah 20 ribu. Meskipun hingga pendistribusian yang dilakukan pada Senin sore, jumlah masker yang sudah siap sebar itu baru sekitar 5.000.
Bupati Lamandau, Hendra Lesmana mengatakan proses pendistribusian akan dilakukan secara berjenjang. Pemkab menunjuk Dinas Sosial selaku dinas teknis mendistribusikan masker yang telah selesai produksi ke pemerintah kecamatan.
"Dari pemerintah kecamatan, masker-masker itu nantinya disalurkan ke tiap-tiap desa untuk selanjutnya disebar ke masyarakat melalui petugas RT masing-masing," katanya.
Sementara itu, masker yang disebar untuk tiap kecamatan jumlahnya bervariatif, pemerintah daerah membaginya atas berbagai pertimbangan. Seperti halnya jumlah penduduk, serta tingkat kerawanan penyebaran Covid-19.
--page
Berdasarkan data Dinas Sosial kabupaten Lamandau, 20 ribu masker gratis itu akan disebar di semua kecamatan, dengan rincian Kecamatan Bulik sebanyak 6.400 pcs, Sematu Jaya 3.000 pcs, Menthobi Raya 3.000 pcs, Bulik Timur 1.800 pcs, Lamandau 2.000 pcs, Delang 1.500 pcs, Belantikan Raya 1.800 pcs, serta kecamatan Batang Kawa sebanyak 500 pcs.
Diketahui, pembagian masker gratis yang dilkukan pemkab Lamandau merupakan salahsatu program social safety net (jaring pengaman sosial) yang digulirkan dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19. Pemkab juga memiliki berbagai program lainnya berkaitan dengan upaya penanggulangan dampak Covid-19.
"Dalam upaya penanggulangan dampak ekonomi akibat wabah Covid-19 ini, kami juga akan melakukan upaya intervensi harga dengan menggulirkan program pasar murah tersasar dalam skala yang cukup besar. Programnya akan kita laksanakan pada awal Ramadannanti," tukas Hendra. (HENDI NURFALAH)








