TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Memasuki panen padi untuk musim tanam Oktober-Maret, Balai Penyuluh Pertanian atau BPP Paku melakukan pengubinan padi di Kelompok Tani Kalawangun Rantau Pusi Desa Tampa Kecamatan Paku.

Kepala BPP Kecamatan Paku, Asbel Serep menerangkan tujuan kegiatan pengubinan yakni agar para petani bisa mengetahui perkiraan potensi hasil panen di wilayah tersebut.

"Hari ini bersama seluruh penyuluh BPP Paku kami melakukan pengubinan di Rantau Pusi Desa Tampa untuk memprediksi hasil gabah petani per hektarnya," ujar Paku Asbel Serep, Selasa 14 April 2020.

Lanjutnya, dari hasil pengubinan padi varietas Impari 42 di wilayah tersebut diprediksi hasil panen gabah sekitar 5,2 ton per hektar.

Petugas Penyuluh Lapangan atau PPL yang bertugas di wilayah tersebut, Anto Rahatiano, menjelaskan hasil panen tidak begitu tinggi disebabkan oleh hama yang menyerang tanaman padi di kawasan tersebut beberapa waktu lalu.

--page


Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Barito Timur, Riza Rahmadi yang juga menghadiri kegiatan tersebut berharap pada musim tanam berikut atau April-September, petani di kawasan Rantau Pusi dapat menanam padi secara serempak.

"Pola tanam serentak memiliki manfaat untuk memutus siklus hidup hama. Jika diimbangi dengan pengendalian hama yang serentak maka rasio keberhasilan menekan populasi hama akan lebih tinggi," ujar Riza. (BOLE MALO/B-5)