PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya Riduanto mengajak warga setempat melirik usaha produksi jangka pendek menysul ditolaknya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Misalnya seperti memelihara ikan, ayam, menanam cabai, tomat, terong, singkong dan sebagainya di pekarangan masing-masing supaya penghasilan tidak berhenti selama wabah ini berlangsung," katanya, Selasa 14 April 2020.

Ia mengatakan ada beberapa syarat pengajuan PSBB agar bisa diterapkan, namun  Kota Palangka Raya tidak memenuhi syarat-syarat yang sesuai dengan syarat yang diberlakukan oleh Kemenkes.

"Didalam hal ini ada baiknya juga PSBB ditolak, sebab jika diberlakukan akan repot sebab masyarakat tidak bisa kemana-mana," ungkapnya.

Menurutnya, jika penerapan PSBB diberlakukan otomatis ekonomi masyarakat akan mengalami penurunun yang signifikan.

--page


"Seperti sekarang ini saja sudah terasa sekali imbasnya, banyak karyawan yang di PHK maupun dirumahkan, ini membuktikan bahwa PSBB tidak perlu diberlakukan di Kalteng khususnya Palangka Raya," pungkasnya. (HENDRI/B-5)