BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok - Tim Gugus Tugas COVID-19 Barito Selatan, masih menunggu hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) terhadap 6 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP).


"Hingga hari ini kita masih menunggu hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction yang sampelnya dikirim ke Surabaya, Jawa Timur terhadap 6 orang PDP,” kata juru bicara COVID-19 Barsel, Djulita Kurniadia Palar kepada Borneonews, Selasa, 14 April 2020.

Ia mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan RSUD Doris Sylvanus terkait hasil pemeriksaan PCR terhadap keenam orang pasien dengan status PDP tersebut.

Keenam pasien dengan status PDP tersebut, lanjut dia, telah dirujuk ke RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sehubungan dengan hasil pemeriksaan di RSUD Jaraga Sasameh Buntok beberapa waktu lalu.

Ia juga menyampaikan, tim gugus tugas sebelumnya sudah melakukan pemeriksaan rapid test terhadap 41 orang yang masuk dalam daftar cluster Gowa dan yang berangkat sendiri atau ikut rombongan lain menuju ke Makassar.

--page

Berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test lanjut dia, sebanyak 35 orang negatif dan enam orang terindikasi terpapar virus corona, namun enam orang tersebut masih berstatus PDP.

Adapun nama-nama yang masuk dalam list cluster Gowa yang beredar sebanyak 40 orang lebih dan dari jumlah tersebut ada yang tidak berangkat dan ada juga bukan warga Barito Selatan.

Di samping itu juga, ada warga berangkat sendiri atau ikut dengan rombongan daerah lain seperti dari kecamatan Jenamas yang kabarnya 1 orang, dan setelah dilakukan pengecekan ternyata tiga orang yang berangkat, dan ketiganya sudah dilakukan pemeriksaan.

Ia mengharapkan, kalau masih ada warga Barito Selatan yang berangkat ke Makassar yang namanya tidak masuk dalam daftar cluster Gowa supaya melaporkan kondisinya ke gugus tugas.

"Kita juga mengharapkan peran masyarakat supaya menginformasikan ke gugus tugas apabila mengetahui ada yang berangkat ke Makassar, namun namanya tidak tercantum dalam daftar cluster Gowa," harapnya.

--page

Hal itu kata dia, agar mereka yang berangkat diluar nama yang tercantum dalam cluster Gowa bisa dilakukan pemeriksaan kesehatannya, karena Makassar dinyatakan transmisi lokal penularan Corona Virus. (URIUTU DJAPER/B-5)