BORNEONEWS, Nanga Bulik - Disaat pandemi Covid-19 saat ini, puluhan santri asal kabupaten Lamandau yang selama ini mengenyam pendidikan di salah satu pondok pesantren yang ada di kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), tiba di Lamandau, Rabu 15 April 2020.
Santri yang mudik dari Kalsel itu berjumlah 31 orang, meliputi 19 orang perempuan dan 12 laki-laki. Mereka mudik secara bersama-sama seiring dengan diliburkannya aktivitas belajar-mengajar di pondoknya tersebut.
"Benar, jumlah santri asal Lamandau yang baru pulang dari pondoknya (Kalsel) berjumlah 31 orang," kata Bupati Lamandau Hendra Lesmana.
Bupati yang juga ketua gugus tugas Covid-19 kabupaten Lamandau itu memastikan, semua santri yang baru tiba itu akan melewati protokol pencegahan Covid-19.
Ke-31 santri itu tiba di Nanga Bulik pada Rabu 4 April 2020 pagi, sekira pukul 06.00 WIB. Dari Kalsel, para santri tersebut dibagi dalam dua rombongan, semuanya menggunakan akses kendaraan jalur darat yang difasilitasi oleh pihak pondok.
--page
Ada 19 santriwati pulang dengan menggunakan bus, sedangkan untuk santri menggunakan empat unit mini bus karena merupakan gabungan dengan rombongan yang mudik ke kabupaten Sukamara.
"Untuk santriwati, mereka hanya diantar hingga Simpang Runtu (Kobar) dan kemudian dijemput oleh keluarganya masing-masing. Untuk santri putera diantar sampai ke Nanga Bulik, tapi melewati Sukamara dulu," kata Camat Bulik Abdul Kohar.
Sebagai langkah antisipatif dari pemkab Lamandau, semua santri yang baru tiba di Nanga Bulik langsung diarahkan menuju RSUD Lamandau untuk dilkukan pemeriksaan kesehatan. (HENDI NURFALAH/B-5)








