MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, Ir Setia Budi mengatakan di daerah ini ada 4 lokasi sentra produksi pertanian, tersebar di sejumlah kecamatan.

“Yakni Kecamatan Montallat, Gunung Timang, Teweh Timur, dan Teweh Tengah. Itu sentra produksi Barito Utara,” kata Setia Budi, Rabu 15 April 2020.

Beruntungnya, padi di kawasan tersebut tersebut tidak terdampak banjir dan rata-rata sudah memasuki masa panen. Bahkan ada peningkatan produktivitas secara umum yang dari 1,8 sampai 2,2 ton per hektare.

“Kemungkinan berkaitan dengan cuaca. Saat membutuhkan air, hujan datang. Kemudian, serangan hama untuk tahun ini relatif kurang,” jelas Setia Budi.

Sementara itu untuk tanaman jagung ternyata diserang ulat grayak. Hal itu mempengaruhi produksi jagung walaupun ada varietas yang tahan terhadap hama seperti Pertiwi dan Asia.

--page

Prediksi Dinas Pertanian untuk bahan pangan atau bahan pokok padi terutama padi untuk Barito Utara relatif aman terutama di pedesaan sentra-sentra produksi. Paling tidak untuk 6 bulan ke depan. (RAMADHANI/B-11)