BORNEONEWS, Sukamara - Wakil Bupati Bupati Sukamara H Ahmadi mengatakan bahwa bahwa pertumbuhan ekonomi Sukamara pada tahun 2019 mengalami perlambatan.
"Perekonomian Kabupaten Sukamara mengalami perlambatan dibanding tahun sebelumnya," kata H Ahmadi pada rapat paripurna penyampaian LKPj Tahun 2019, Kamis, 16 April 2020.
Menurutnya, selain Sukamara, sebagian wilayah Kalimantan Tengah pada umumnya juga mengalami perlambatan pertumbuhan perekpnomian, hal tersebut berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik tahun 2019.
"Pada tahun 2017 sebesar 6,27 persen dan tahun 2018 sebesar 6,17 persen, tetapi angka tersebut masih tumbuh lebih tinggi jika dibanding dengan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,02 persen," ujarnya.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Sukamara, Sutrisno mengatakan bahwa pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) merupakan faktor penting untuk menggerakan pertumbuhan ekonomi daerah.
--page
"APBD yang dikelola dengan baik, serta taat pada peraturan perundang-undangan menjadi salah satu faktor penting untuk menggerakan pertumbuhan kegiatan ekonomi didaerah, khusunya d Kabupaten Sukamara yang diarahkan sesuai dengan kebijakan pembangunan," jelas Sutrisno. (NORHASANAH/B-5)








