SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Sukamara hanya 0,03 persen pada tahun 2019. Walaupun begitu Pemkab Sukamara akan terus berupaya tekan kemiskinan tersebut.

"Penduduk miskin di daerah kita pada tahun 2019 sebesar 2,01 ribu jiwa, sedangkan tingkat kemiskinan tahun 2019 sebesar 3,16 persen, turun 0,03 persen dari 2018," kata Wakil Bupati Sukamara, H Ahmadi, Kamis, 16 April 2020.

Menurutnya, pemerintah daerah akan berupaya menekan angka kemiskinan di Kabupaten Sukamara, sehingga target dalam lima tahun kedepan bisa tercapai.

"Untuk menurunkan angka kemiskinan di daerah kita, maka perlu upaya dan kerja keras bersama-sama," ujarnya.

Dengan adanya upaya dan kerjasama dalam mengatasi permasalahan kemiskinan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat miskin dan menurunkan pupulasi penduduk miskin secara signifikan.

--page

"Sehingga kita perlu meningkatkan komitmen kita bersama untuk melakukan percepatan  penanggulangan kemiskinan diwilayah kita, melalui peran dan tanggungjawab tim yang telah dibentuk," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sukamara, Windu Subagio meminta agar Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dapat memfokuskan pada upaya harmonisasi dan konsolidasi berbagai program pengurangan kemiskinan.

"Tim diharapkan mempunyai kapasitas dan kapabilitas yang kuat, agar mampu mengatasi kemiskinan sesuai dengan yang diharapkan," tukas Windu Subagio. (NORHASANAH/B-5)