BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyak 41 karyawan Hotel Swiss Belinn Pangkalan Bun dirumahkan, karena sepinya tamu yang menginap sejak virus Corona atau Covid-19 mulai merebak ke wilayah Kotawaringin Barat.
General Manajer Swiss Belinn Pangkalan Bun Theodorus Hari menyampaikan, kayawan dirumahkan karena sepinya pengunjung sehingga pendapatanpun menurun.
"Sebanyak 41 karyawan kita rumahkan. Kita buka juga sepi makanya kita tutup saja. Sampau kapannya pun saya juga tidak tau tergantung kondisi, sekaligus melakukan renovasi," ujarnya, Kamis, 16 April 2020.
Hak-hak karyawan tetap terpenuhi. Namun karena dirumahkan dan tidak bekerja sementara ini tidak dibayar. Bahkan Swiss Belinn Hotel Pangkalan Bun mengeluarkan rilis resmi tutup, Kamis, 16 April 2020.
"Kalau masuk, kita bayar. Kalau tidak masuk, ya tidak dibayar. Karena yang kita dapatkan juga tidak cukup," ungkapnya.
Sebelumnya, pihak Disnakertrans Kobar Hepy Kamis menyampaikan, ada 41 karyawan yang dirumahkan. Ini setelah mendapatkan laporan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Tengah, sebab pemilik hotel melapor ke Provinsi Kalimantan Tengah.
Saat ini pihaknya tengah melakukan pengecekan langsung kepada 41 karyawan yang dirumahkan, apakah sudah mendapat pemenuhan hak-hak sebagai karayawan yang dirumahkan atau belum.
"Kami sangat berharap agar pihak perusahaan jangan melakukan PHK di tengah badai Covid-19 ini," tutupnya. (DANANG/m)
Akibat Corona Puluhan Karyawan Hotel Swiss Belinn Pangkalan Bun Dirumahkan
Bagikan:
PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Komentar (0)
Memuat komentar…







