SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Sukamara menargetkan akan membuat 500 pieces masker kain. Pembuatan dilakukan dengan memberdayakan komunitas penjahit yang dibentuk pihaknya.

"Yang menjahit komunitas, sedangkan kita hanya menyediakan mesin jahit dan bahan untuk pembuatan masker," kata Kepala Disperpusip Sukamara, Karyono kepada wartawan, Kamis, 16 April 2020.

Masker yang akan dibuat itu rencananya akan dibagikan kepada warga setelah jumlah yang ditentukan sudah terpenuhi. "Mereka yang menjahit masker ini adalah orang-orang pemula di bawah binaan kita. 20 orang ini akan kita bina terus, sehingga penyediaan mesin jahit dapat menunjang kemampuan mereka," ujarnya.

Setelah dibina, masyarakat yang tergabung dalam komunitas bisa mempraktekan kemampuannya dengan membuat masker, sebagai bentuk dukungan dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Bumi Gawi Barinjam.

"Mereka antusias sekali dalam program ini," ucapnya.

--page

Sampai saat ini, ada 150 masker yang sudah dibuat dan dibungkus.  "Nanti dibagikan sama kita dan juga komunitas penjahit kalau sudah banyak maskernya," tukasnya. (NORHASANAH/B-7)