LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Program Pasar Murah Tersasar (Tepat Sasaran) dalam bentuk penyediaan 30 ribu paket sembako murah yang akan digulirkan pemerintah Kabupaten (pemkab) Lamandau di awal Ramadan nanti hingga kini terus disiapkan. 

Penyediaan sembako murah yang tiap paket harganya disubsidi 50 persen,  rencananya tidak hanya bagi masyarakat miskin, namun untuk semua warga Lamandau yang terdampak Covid-19.

"Selama ini banyak yang beranggapan sembako murah yang kita canangkan nanti itu hanya untuk warga miskin saja. Tidak demikian. Pogram ini diperuntukkan bagi semua warga terdampak (Corona). Artinya, semua warga dengan kualifikasi terdampak Corona, bisa dapat," kata Bupati Lamandau H Hendra Lesmana, saat dikonfirmasi, Jumat 17 April 2020.

Hendra menjelaskan, tujuan dari program pasar murah ini adalah untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli di tengah goncangan ekonomi akibat wabah Covid-19. 

"Untuk program sembako murah ini saya rasa semua keluarga terdampak bisa dapat, karena sasaran kita memang satu KK (kepala keluarga) terdampak (dapat) satu paket. Apalagi total KK di Lamandau kan hanya 33. 966," urainya. 

--page

Hendra menegaskan, khusus untuk kualifikasi masyarakat tidak mampu, pemerintah juga meluncurkan banyak sekali program bansos.

Misalnya, kata dia, paket sembako gratis untuk 2.232 keluarga miskin non penerima BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dan PKH (Program Keluarga Harapan) yang sumber anggarannya dari refocusing dan realokasi APBD 2020.

"Ada lagi program perluasan BPNT dan PKH, bansos Kalteng Berkah, BST (Bantuan Sosial Tunai), dan masih banyak lagi bansos lainnya," jelasnya. (HENDI NURFALAH/m)