BORNEONEWS, Buntok – Dari 348 warga Barito Selatan mendaftar untuk mendapatkan kartu prakerja dari pemerintah pusat, baru 228 orang yang teregister.
“Dari 348 orang yang mendaftar untuk mendapatkan kartu prakerja, baru 228 orang yang teregister,” kata Kepala Disnakertrans Barsel, Agus In’yulius kepada Borneonews, Sabtu, 18 April 2020.
Sementara sisanya, lanjut dia, sebanyak 120 orang masih menunggu jawaban dari pusat.
Ia mengatakan, masyarakat usia produktif yang mendaftar untuk mendapatkan kartu pra kerja tersebut tercatat mereka yang berdomisili di area kota Buntok.
Sedangkan masyarakat dari lima kecamatan lainnya lanjut dia, masih belum ada yang mendaftar untuk mendapatkan kartu pra kerja dari pemerintah pusat tersebut.
--page
Oleh karena itu, pihaknya beberapa waktu lalu sudah menyampaikan surat kepada pihak kecamatan dan desa supaya bisa mendata warganya.
Menurut dia, pihaknya yang berada di sekretariat bersama empat Dinas yang mendata warga penerima bantuan tersebut akan terus melaksanakan pendataan hingga empat bulan kedepan.
Ia menjelaskan, untuk kuota kartu pra kerja Kalimantan Tengah sebanyak 49. 472 orang dan untuk Barito Selatan masih belum ditentukan.
“Kalau dari jumlah tersebut dibagi 13 kabupaten 1 kota di Kalteng, maka per kabupaten mendapatkan sekitar diatas 3.500 orang, dan Barsel paling tidak akan mendata sebanyak jumlah itu,” jelas dia.
Ia mengharapkan kepada masyarakat yang ingin mendapatkan kartu pra kerja bisa mendatangi sekretariat bersama di Disnakertrans Barito Selatan.
--page
Karena kata dia, bagi mereka yang mendapatkan kartu pra kerja akan diberikan insentif sebesar Rp 600 ribu ditambah Rp 1 juta untuk membeli modul pada bulan pertama.
Sedangkan pada bulan kedua, ketiga dan keempat, mereka yang mendapatkan kartu pra kerja akan mendapatkan insentif sebesar Rp 650 ribu dalam setiap bulannya. (URIUTU DJAPER/B-5)








