NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Target pendistribusian 20 ribu masker gratis dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lamandau selesai pekan depan. Saat ini lebih dari 10 ribu masker telah selesai produksi bahkan sudah disebar ke masyarakat melalui pemerintah kecamatan dan desa.

"Semula harapan kita (masker) bisa selesai disebar semua minggu ini, tapi ternyata proses produksinya juga belum tuntas. Kita targetkan minggu depan selesai semua, hingga penyebarannya," ungkap Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Lamandau, Endang Rustiningsih, di Nanga Bulik, Sabtu 17 April 2020.

Kendala program pengadaan 20 ribu masker untuk dibagikan gratis itu antara lain proses produksi cukup lama karena masker jenis kain terdiri dari dua lapis, serta memiliki desain khusus untuk tempat penyimpanan tisu.

"Masker yang kita pesan ini kan kulitasnya baik. Pak Bupati (Hendra Lesmana) bahkan mewanti-wanti jangan sampai barang (masker) yang dibagikan ke masyarakat ini terkeaan asal jadi," jelas Endang.

Selain itu juga, katanya lagi, model masker yang diminta kainnya terdiri dua lapis dan pada salah satu bagian ada yang didesain khusus untuk penyimpanan tisu sehingga proses pembuatannya memerlukan waktu lebih lama.

--page

"Pada prinsipnya kita pastikan progres produksinya berjalan dan terus kita pantau. Teman-teman penjahit juga telah berkomitmen memprioritaskannya. Selama ini, progres perhari kita ambil dan kita distribusikan langsung sesuai data sebaran yang telah ditetapkan," urainya. 

Diketahui, program 20 ribu masker gratis yang digulirkan Pemkab Lamandau sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19. Program yang proses produksinya melibatkan 15 UMKM penjahit lokal tersebut juga sebagai program social safety net dampak wabah Covid-19 dari sederet program bantuan sosial yang dicanangkan. (HENDI NURFALAH/m)