SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur, Supian Hadi memberikan apresiasi atas sumbangan tiga ventilator atau alat bantu pernapasan untuk penanganan pasien covid-19 di RSUD dr Murjani Sampit.

"Bantuan seperti ini sangat dibutuhkan untuk penanganan pasien di ruang isolasi. Ini bermanfaat di tengah efisiensi anggaran kita untuk penanganan covid-19," kata Supian Hadi, Minggu, 19 Apri 2020.

Harga ventilator cukup mahal sehingga pemerintah daerah masih dihadapkan pada masalah keterbatasan anggaran. Bahkan menurut Supian Hadi, ventilator itu harga per unitnya mencapai ratusan juta rupiah.

"Satu unit saja harganya Rp 600 juta. Ini kita langsung mendapat kita. Apresiasi kami berikan kepada pihak yang peduli terhadap penanganan covid-19 di Kotawaringin Timur. Apalagi di RSUD dr Murjani yang bisa difungsikan hanya satu unit," katanya. 

Supian Hadi menjelaskan, peralatan medis seperti itu yang dibutuhkan pemerintah daerah saat ini. Dia pun mengharapkan ada bantuan peralatan medis lainnya dari perusahaan lainnya.

--page

Supian Hadi juga menambahkan, bantuan itu diterima dari Goodhope Asia Holdings sebagai bentuk kepedulian membantu penanganan covid-19.

Sementara itu Director Sustainability PT. Agro Harapan Lestari – Goodhope Asia Holdings, Edi Suhardi mengatakan, bantuan tersebut diberikan mengingat Kotim sudah zona merah covid-19.

"Alat bantu pernapasan yang disumbangkan adalah 'ventilator engstrom carestation' yakni alat medis bantuan pernafasan untuk perawatan secara intensif yang diproduksi oleh General Electric (GE), Amerika Serikat," katanya. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)