BORNEONEWS, Kuala Kurun - Bencana banjir bandang akibat luapan Sungai Huwoi yang terjadi di Desa Tumbang Mahuroi, Kecamatan Damang Batu, Kabupaten Gunung pada 18 April 2020 pukul 01.00 WIB dikabarkan menelan korban jiwa.
Kapolres Gunung Mas AKBP Rudi Asriman melalui Kapolsek Kahayan Hulu Utara Ipda Waryoto mengatakan ada 9 warga Desa Mahuroi yang menjadi korban karena terseret arus. Bahkan, 3 di antaranya meninggal dunia.
"3 warga di antaranya sudah ditemukan dalam keadaan meninggal. Sementara 6 warga lainnya ada yang dinyatakan hilang dan ada yang selamat," kata Waryoto.
Adapun nama ke 3 warga yang meninggal tersebut di antaranya 2 warga atas nama Atet (28), E (5) berasal dari Desa Tewang Panjang, Kecamatan Tumbang Samba Kabupaten Katingan, dan EF (4) warga asal Desa Tumbang Tangoi, Kabupaten Katingan.
Untuk korban yang belum ditemukan atas nama Indu Kris (29) dan Kris (6) berasal dari Desa Tumbang Kalang, Kecamatan Mentaya, Kabupaten Kotawaringin timur. Lalu atas Kambran (36) waga asal Desa Penda Rangas, Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Kabupaten Gunung Mas.
--page
Sedangkan warga yang selamat dari musibah yakni atas nama Tuan (35) asal Tewang Panjang, Kabupaten Katingan, bapak Kris (32) asal Tumbang Kalang, Kabupaten Katingan, dan indu Toni (45) asal Desa Tumbang Jala, Kecamatan Petak Malai, Kabupaten Katingan.
Informasi yang berhasil dihimpun Borneonews.co.id, Minggu 19 April 2020, saat ini personel TNI Polri bersama masyarakat setempat mencari korban yang belum ditemukan. (HENDRA/B-11)








