BORNEONEWS, Sukamara - Bila petani tidak menjual hasil panen ke luar wilayah Kabupaten Sukamara maka diperkirakan kebutuhan beras bagi masyarakat mencukupi selama 3 bulan ke depan.
"Sebagian besar petani yang ada di diwilayah kita sudah melaksanakan panen padi," ucap Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura DKPP Sukamara, Suhadi, Minggu, 19 April 2020.
"Sehingga petani kita saat ini memiliki stok gabah," ujarnya. Menurutnya meski produksi padi ada tersebar dibeberapa wilayah, namun secara perhitungan hasil panen masih ada surplus, sehingga bisa memenuhi kebutuhan beras bagi masyarakat dalam beberapa waktu ke depan.
"Hasil panen padi saat ini dipastikan mampu memenuhi kebutuhan beras di Sukamara asalkan petani tidak menjual hasil panen keluar daerah lain," katanya.
"Sehiagga gabah ini bisa dipersiapkan untuk stok kebutuhan beras diwilayah dalam situasi pandemi corona," tambahnya.
--page
Dia herharap kepada petani, selain disimpan untuk kebutuhan sendiri juga menyimpan untuk stok memenuhi kebutuhan dalam daerah. (NORHASANAH/B-6)








