NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Warga Lamandau yang berstatus orang dengan pemantauan (ODP) Covid-19 saat ini berjumlah empat orang, sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) masih tetap yakni satu orang. 

"Alhamdulillah ODP kita perhari ini tinggal empat orang, sedangkan warga yang berstatus PDP masih sama yakni satu orang," ungkap Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Lamandau H Hendra Lesmana, di Nanga Bulik, Minggu 19 April 2020.

Penurunan jumlah ODP dalam beberapa hari terakhir terjadi secara signifikan, bahkan dalam satu hari terakhir saja ada pengurangan sebanyak 16 orang, dari 20 kini menjadi empat orang.

Hendra Lesmana yang juga adalah Bupati Lamandau itu menyebut, pengurangan jumlah ODP terjadi karena warga yang semula masuk kategori itu telah mengikuti rapid test dengan hasil terkinfirmasi negatif, termasuk telah menjalani masa isolasi mandiri selama 14 hari dengah hasil yang baik. 

"Adapun seorang warga yang berstatus PDP hingga kini masih menunggu hasil uji sampel swab, ia kini dirawat RSUD Doris Sylvanus (Palangka Raya)," jelasnya. 

Meskipun jumlah ODP turun signifikan, tapi jumlah warga dengan status orang dengan resiko (ODR) covid-19 masih tinggi, jumlah saat ini mencapai 261. 

"ODR kita jumlahnya masih banyak, 261 orang. Saya minta agar mereka tetap disiplin mengikuti protokol pencegahan Covid-19, yakni dengan melakukan isolasi secara mandiri," pinta Hendra.  (HENDI NURFALAH/m)