BORNEONEWS, Tamiang Layang - Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 merilis data terbaru kasus Covid-19 di Kabupaten Barito Timur, Jumat 19 April 2020. Pasien Dalam Pengawasan atau PDP yang sebelumya 7 orang berkurang menjadi 6 orang, setelah 1 PDP meninggal dunia.
Selanjutnya, Orang Dalam Pemantauan atau ODP berkurang dari 19 menjadi 7 orang, sedangkan pasien positif Covid-19 tetap 1 orang.
"Data hari ini (kemarin) PDP ada 6 orang, ODP 7 orang, positif Covid-19 tetap 1 orang, dan meninggal dunia 1 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, Simon Biring.
Dia menjelaskan bahwa PDP yang meninggal dunia memiliki riwayat perjalanan ke daerah transimisi lokal yakni Banjarmasin. Kendati demikian, saat ini pihaknya masih menunggu hasil tes menggunakan Polymerase Chain Reaction atau PCR untuk memastikan yang bersangkutan positif Covid-19 atau tidak.
Melihat risiko penularan yang besar saat berkunjung ke daerah transmisi lokal Covid-19, Simon Biring mengingatkan agar masyarakat Barito Timur menghindari berkunjung ke sana.
--page
"Hindarilah wilayah transmisi lokal seperti Banjarmasin dan Palangka Raya. Kalau datang dari sana jangan merahasiakan riwayat perjalanannya. Itu akan membahayakan keluarga dan dirinya sendiri. Ada ancaman pidananya juga jika merahasiakan riwayat perjalanan," jelas Simon.
Dia meminta masyarakat yang baru datang dari daerah transmisi lokal segera melapor ke puskesmas, selain itu harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.
"Tidak perlu malu atau takut dengan stigma masyarakat sekitar dan merahasiakan riwayat perjalanannya demi keselamatan keluarga," pesannya. (BOLE MALO/B-11)








