BUNTOK –


BORNEONEWS, Buntok – Sebanyak 6.861 warga Barito Selatan terdata penerima bantuan social terdampak virus Corona atau COVID-19


"Sebanyak 6.861 warga terdaftar atau terdata penerima bansos tersebut tersebar dienam Kecamatan," kata ketua Sekretariat bersama, Ida Safitri, Senin, 20  April 2020.

Ia membeberkan, penerima bansos tersebut terdiri dari pedagang, buruh, kios kecil, tukang parkir, tukang jahit, tukang ojek, becak, tukang urut, dan juga keluarga miskin.

Untuk jumlah karyawan/pekerja hotel, rumah makan, salon, destinasi wisata yang dirumahkan terdata 156 orang, dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tercatat sebanyak 40 orang.

Sedangkan yang terdaftar sebagai penerima kartu prakerja gelombang pertama tercatat sebanyak 364 orang dan yang sudah berhasil teregistrasi dari pusat sebanyak 228.

--page

"Hari ini gelombang kedua 20 April 2020 kembali pendaftaran penerima kartu prakerja,” ucap dia.


Adapun syarat untuk bisa mendapatkan kartu pra kerja itu yakni usia minimal 18 tahun, tidak sekolah atau kuliah, memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan memiliki akun email.

Ia menyampaikan, sekretaris bersama di Barito Selatan yang terdiri dari Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD), Disdagkop dan Disnakertrans terus melakukan pendataan terhadap warga penerima bantuan sosial maupun kartu pra kerja.

"Pendataan melalui Sekretariat bersama ini agar data yang dihimpun bisa valid dan tidak terjadi tumpang tindih," jelas dia.

Ia menambahkan, pihaknya beberapa waktu lalu sudah menyampaikan surat kepada camat dan kepala desa supaya melakukan pendataan terhadap warganya sebagai penerima bansos dan kartu pra kerja.

--page

Bagi masyarakat yang masih belum terdata agar bisa mendatangi sekretariat bersama di kantor disnakertrans. (URIUTU DJAPER)