BORNEONEWS, Buntok - Harga beras di Kabupaten Barito Selatan mengalami kenaikan dari Rp 20 ribu sampai Rp 40 ribu per 15 kilo gram.
"Untuk harga beras mayang pulut yang biasanya dijual Rp 230 ribu naik menjadi Rp 260 per 15 kilo gram," kata Fahryrazijin, pedagang beras di Plaza Beringin Buntok, Senin, 20 April 2020.
Beras jenis mayang super yang sebelumnya dijual Rp 220 ribu menjadi 240 ribu per 15 Kg. Beras mutiara dari 200 ribu menjadi 220 ribu.
Begitu juga dengan beras banjar sudah dijual dengan harga Rp 200 ribu dari harga sebelumnya Rp 160 ribu, beras Siam dari 180 menjadi Rp 210 per 15 kg.
Lalu harga telur masih normal, seperti telur itik dengan harga Rp 2.300 per butir, telur ayam ras Rp 1.700, dan telur ayam kampung Rp 2. 500 per butir.
--page
Dia menjelaskan kenaikan harga beras ini terjadi dalam seminggu terakhir, dan naiknya harga ini karena harga pada distributor di Banjarmasin, Kalimantan Selatan sudah mengalami kenaikan.
Pantauan Borneonews untuk harga kebutuhan pokok lainnya di Plaza Beringin Buntok masih relatif normal, dan mengalami penurunan.
Seperti untuk harga gula yang sebelumnya Rp 22 ribu sudah turun menjadi Rp 19 ribu dalam per kilo gram.
"Untuk harga bawang merah kualitas baik tetap Rp 39 ribu, dan bawang merah kualitas sedang Rp 35 ribu, sedangkan harga bawang putih turun dari Rp43 ribu menjadi Rp39 ribu," kata Nurdin, pedagang di Pasar SAIK Buntok.
Ia menjelaskan, untuk harga kemiri juga mengalami penurunan dari Rp 43 menjadi Rp 40 ribu, dan minyak goreng jenis Fortune alami kenaikan bdari Rp12 ribu menjadi Rp13 ribu per liternya.
--page
Demikian halnya dengan harga kacang tanah dari Rp27 ribu naik menjadi Rp 28 ribu perkilogram, kacang kupas dari Rp 35 menjadi Rp36 ribu.
Untuk harga kacang hijau mengalami kenaikan dari Rp 20 ribu menjadi Rp 25 ribu per kilogramnya, dan harga belinju Rp 80 ribu per kilogramnya.
Dia mengatakan harga kebutuhan pokok ini biasanya akan mengalami kenaikkan mendekati lebaran Idul Fitri. (URIUTU DJAPER/B-6)








