PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun  - Guna memutus mata rantai penyebaran virus corona, anggota DPRD Kotawaringin Barat (Kobar) mengharapkan Gugus Tugas Covid-19 Kobar bisa mengambil tindakan tegas mencegah penyebaran virus tersebut lebih luas di kabupaten ini. 

Menurut anggota Komisi A DPRD Kobar dr. Erry Eryansyah, Senin, 20 April 2020 bila pengawasan dan penanganan orang yang diduga menjadi carrier covid-19, maka kasusnya akan terus bertambah di Kabupaten Kobar.

"Sebagai contoh,  13 orang pasien yang positif covid-19 di Kabupaten Kobar mayoritas berasal dari cluster Gowa, yaitu yang ikut rombongan Jamaah ke Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan," jelas Erry Eryansyah.

Sehingga, menurut Erry Eryansyah Gugus Tugas Covid-19 Kobar bisa ambil pelajaran dari penambahan setiap kasus yang ada di Kobar.

"Tracking atau pelacakan siapa saja di Kabupaten Kobar  yang ikut dalam rombongan ke Gowa serta orang yang pernah kontak dekat dengan mereka perlu ditingkatkan," jelas Erry Eryansyah.

--page

Hal ini, lanjut Erry Eryansyah, untuk mencegah adanya potensi penularan pada orang lain di luar cluster tersebut.

"Selain itu kami juga berharap agar masyarakat juga mematuhi kebijakan yang di ambil pemkab Kobar terkait social distancing dan physical distancing untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19," jelas Erry Eryansyah.

Karena menurut Erry Eryansyah, bila masyarakat tidak turut berpartisipasi dengan disiplin melakukan social distancing dan physical distancing maka upaya penanganan yang dilakukan Tim Gugus Covid-19 akan sia-sia. (WAHYU KRIDA/B-5)