TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Balai Penyuluhan Pertanian atau BPP Paku melakukan pengubinan padi pada Kelompok Tani Tetei Welum Desa Kalamus, Kecamatan Paku.

Kepala BPP Kecamatan Paku Asbel Serep menjelaskan pengubinan dilakukan untuk menghitung secara cepat dan sederhana sehingga dapat memprediksi hasil panen gabah per hektar di areal tersebut.

"Dari pengubinan yang kami lakukan didapatkan perkiraan hasil 5,76 ton gabah per hektare sawah," ungkap Asbel Serep usai melakukan pengubinan di Desa Kalamus, Senin 20 April 2020.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Tetei Welum, Abutni, mengaku tetap bersyukur sekalipun hasil panen kurang maksimal pada musim tanam oktober-maret atau okmar ini.

"Tahun ini sebagian lahan kurang baik padinya karena dilanda banjir beberapa kali, walau demikian kami petani cukup puas hasil panen tahun ini berkat bimbingan dari Dinas Pertanian melalui BPP  dan penyuluh," ungkap Abutni.

--page


Menurutnya, selama ini penyuluh tetap setia mendampingi petani di desa setempat dalam segala situasi terutama Kelompok Tani Tetei Welum yang dipimpinnya.

"Kami berharap pada musim tanam berikutnya dapat didampingi lebih awal oleh penyuluh terutama dalam pengendalian hama dan penyakit pada padi," tandasnya. (BOLE MALO/B-5)