BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Untuk melakukan pengambilan swap pasien dengan gejala Covid-19, ketersediaan Virus Transfer Media (VTM) harus benar dipastikan keberadaannya di Kabupaten Kotawatingin Barat (Kobar).
Bupati Kobar Nurhidayah ,Selasa, 21 April 2020 menjelaskan, walau alat yang digunakan untuk mengambil swab ini sudah berada di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, namun rencananya VTM bantuan bakal tiba di Kabupaten Kobar.
"Sehingga kita bisa mengambil swab bukan hanya bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau pasien positif Covid-19, juga bisa melakukan swab bagi tenaga kesehatan yang merawat pasien tersebut. Diperkirakan dua atau tiga hari lagi alat tersebut alan datang," jelas Bupati.
Terpisah, Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dr Fachruddin menjelaskan, guna mengambil swab bagi pasien covid-19, saat ini pihaknya memiliki stok sebanyak 40 VTM.
"Memang saat ini yang diprioritaskan untuk diambil swab adalah PDP dan pasien positif. Namun rencananya di Kobar juga Pemkab Kobar bakal dapat bantuan VTM tersebut," jelas Fachruddin.
--page
Fachruddin menjelaskan, untuk melakukan pengecekan swab di laboratorium, sebenarnya diperlukan alat Polymerase Chain Reaction (PCR).
"Memang kabarnya kita akan dapat bantuan alat yang digunakan untuk mengecek swab yang selama ini harus kita kirim ke Balitbangkes Surabaya," jelas Fachruddin.
Walau demikian, lanjut Fachruddin, ia masih belum bisa memastikan kapan PCR tiba di Kobar.
"Ini masih rencana bahwa Kobar dapat bantuan alat PCR. Bila memang terealisasi, maka uji laboratorium bisa langsung dilakukan di Kobar tanpa dikirim lagi ke Surabaya. Artinya lebih banyak orang yang bisa diperiksa apakah ia positif atau negatif Covid-19 dengan cepat," pungkas Fachruddin. (WAHYU KRIDA/m)








