BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng memimpin rapat koordinasi perkembangan corona virus disease atau Covid-19 melalui video vonference bersama bupati dan wali kota, Selasa, 21 April 2020.
Dalam rapat ini gubernur membahas 3 masalah penting. Di antaranya menjaga keselamatan masyarakat, menangani dapak ekonomi, dan menangani dapak sosial.
Gubernur menyebut saat ini kondisi perekonomian di Provinsi Kalimantan Tengah ditunjang oleh sektor pertanian.
"Seperti perkebunan kelapa sawit yang menyumbang sekitar 65 persen, kemudian sisanya seperti perusahaan batubara, pertanian pangan dan lainnya," jelasnya.
Selain itu jika melihat dari data yang ada saat ini untuk pasien postif Covid-19 di Kalimantan Tengah terus bertambah.
--page
"Provinsi Kalimantan tengah saat ini sudah 10 wilayah yang zona merah dengan totol pasien positif Covid-19 sebanyak 60 orang," tutupnya. (NOPRI/B-6)


