PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau, dr Muliyanto Budihardjo meminta masyarakat memahami setiap istilah yang dipakai terkait Covid-19. Terlebih saat masyarakat membaca berita agar jangan membaca judul atau membaca setengah-setengah saja.

Muliyanto mengatakan dalam istilah Covid-19 ini ada beberapa tren yang digunakan. Mulai dari ODR, ODP, OTG, PDP dan positif. 

Dia menjelaskan orang dalam resiko atau ODR ini adalah orang yang memiliki riwayat bepergian ke luar daerah wilayah zona merah.

Sementara orang dalam pengawasan atau ODP ini adalah orang yang pernah bepergian keluar daerah zona merah dan ada gejala batuk. 

"Sementara, kalau yang pasien dalam pengawasan atau PDP ini adalah orang yang memang memiliki gejala seperti corona dan dirawat di rumah sakit," jelasnya. 

--page

Muliyanto menegaskan, yang terkadang orang salah pemahaman adalah istilah orang tanpa gejala atau OTG. OTG ini bulan orang yang positif tapi tanpa gejala. 

"OTG ini adalah orang yang sempat kontak erat dengan pasien positif covid-19. Jadi dia disebut OTG. Bukan dia positif," tegasnya. 

Muliyanto berharap masyarakat bisa memahami istilah-istilah ini agar masyarakat tidak gagal paham dan tidak salah ketika menafsirkan suatu istilah. (M.BADARUDIN/B-6)