TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Petugas pada posko perbatasan di kelurahan Taniran kecamatan Benua Lima terus melakukan pendataan dan pengecekan suhu tubuh kepada orang yang memasuki wilayah Barito Timur.

Untuk dapat mengaktifkan posko tersebut selama 24 jam setiap hari, maka penjagaan yang melibatkan anggota TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Puskesmas ini dibagi menjadi 3 shift yang masing-masing shift terdiri dari 8 jam piket.

Sabta, salah satu petugas kesehatan dari UPTD Puskesmas Pasar Panas menjelaskan, petugas jaga pada posko tersebut melakukan pengecekan suhu tubuh kepada semua orang yang akan memasuki wilayah Barito Timur.

"Sebelumnya mereka diharuskan mencuci tangan terlebih dahulu," ungkap Sabta di Taniran, Selasa 21 April 2020.

Menurutnya, saat dilakukan pengecekan suhu tubuh warga, apabila ada yang suhunya 38 derajat atau lebih, langsung disuruh istirahat terlebih dahulu dan kita beri minuman.

--page


"Biasanya kalau bukan demam suhu tubuhnya akan turun, karena capek atau cuaca panas, setelah suhu tubuhnya turun kita persilahkan untuk melanjutkan perjalanan," imbuhnya.

Namun, lanjut Sabta, jika setelah disuruh istirahat 30 menit suhu tubuhnya masih belum turun dari 38 derajat, biasanya petugas akan menyuruh untuk kembali ke tempat asalnya dan memeriksakan kesehatan lebih lanjut.

"Tetapi kalau yang bersangkutan hanya melewati Barito Timur dengan tujuan Barito Selatan atau Barito Utara akan kita infokan kepada kawan-kawan di pos Pematang Karau atau Raren Batuah," paparnya.

Sementara itu, Kapolsek Benua Lima Ipda Samudi melalui Kasium Aiptu Suwardi menjelaskan penempatan posko perbatasan di depan Mapolsek Benua Lima merupakan bentuk dukungan pihaknya kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam upaya mencegah penularan Covid-19 di daerah ini terutama oleh orang-orang  yang masuk wilayah Barito Timur melalui perbatasan Kecamatan Benua Lima.

Dia juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol pencegahan penularan Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah.

--page


"Tetap menggunakan masker saat keluar rumah, kurangi berada di keramaian, jaga jarak serta tunda mudik sampai wabah ini mereda," pesan Suwardi. (BOLE MALO/B-5)