KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Sejumlah tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, yang sempat kontak langsung saat menangani pasien PDP 03 yang meninggal dunia, saat ini menjalani isolasi.

Direktur RSUD Kuala Pembuang dr M Abdul Nasir mengatakan, saat ini tenaga medis di RSUD Kuala Pembuang yang di duga sempat kontak langsung terhitung sejak hari ini di isolasi.

“Ada 24 orang terdiri dari dokter dan perawat, sejak hari ini kita lakukan isolasi, termasuk sudah dilakukan pemeriksaan rapid test,” jelas M Abdul Nasir, Selasa, 21 April 2020.

Adapun hasil dari pemeriksaan rapid test yang telah dilakukan kepada 24 orang tenaga medis mulai dokter dan perawat di RSUD Kuala Pembuang seluruhnya dinyatakan negatif.

“Seluruh tenaga medis ini akan kembali dilakukan pemeriksaan rapid test  yang kedua, sekitar 7 hingga 10 hari kedepan,” katanya.

--page

Kemudian, M Abdul Nasir menambahkan, dalam menangani pasien, tenaga medis yang berada di UGD RSUD Kuala Pembuang, telah mengunakan Alat Pelindung Diri  atau APD  sesuai dengan prosedur tetap UGD.

“Pada saat pasien dilakukan screening, tidak ada menunjukkan kearah covid-19, diagnosana  jantung koroner,” tandasnya. (FAHRUL/B-5)