PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menpersiapkan Rumah Sakit Muhammadiyah untuk dijadikan Rumah Sakit Darurat Penanganan (RSDP) Covid-19. Apabila pasien positif Covid-19 di Kobar terus bertambah.

Rencana ini disampaikan Bupati Kobar, Nurhidayah sekaligus sebagai Ketu Gugus Tugas Covid-19. "Kita sudah mulai persiapan, kalau terjadi perburukan banyak pasien positif Covid-19. Salah satu yang kita upayakan yaitu mempersiapkan RS Muhammadiyah," ujarnya, Rabu, 22 April 2020.

Saat ini pihaknya tengah memberishkan atau menesterilkan RS Muhammadiyah. Ini adalah sebagai salah satu upaya pemerintah daerah dalam percepatan penanganan Covid-19.

Saat ini penanganan Covid-19 berada di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dan Klinik Kesuma. Sementara LPTQ masih dalam masa perehaban untuk dijadikan RSDP Covid-19. Total keseluruhannya ada 134 ruangan.

"Bila kemungkinan buruk terjadi kita akan tambah di RS Muhammadiyah dengan jumlah 12 kamar," tuturnya.

--page

Nurhidayah terus mengimbau agar masyarakat taati kebijakan pemerintah. Tetap di rumah bila tidak ada kepentingan yang mendesak. Kemudian jaga pola hidup bersih dan sehat. (DANANG/B-6)