PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kodim 1014 Pangkalan Bun mendirikan dapur umum sebagai bentuk gerakan peduli sesama (GPS) terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19 atau corona virus disease.

Dapur umum ini didirikan didalam mako Kodim 1014 Pangkalan Bun di Jalan Pangeran Antasari, Rabu, 22 April 2020.

Komandan Kodim 1014 Pangkalan Bun Letkol Inf Yudi Rianto Ratu mengatakan, pendirian dapur umum ini sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat, karena dampak Covid-19 ini ekonomi masyarakat sangat terganggu.

"Pandemi Covid-19 ini aspek yang paling terkena imbasnya adalah aspek ekonomi, terlebih bagi masyarakat yang memiliki pekerjaan non-formal atau cuman bisa menghasilkan penghasilan sehari hari itu saja. Maka kita bantu kebutuhan pangannya dengan mendirikan dapur umum ini," ujarnya saat meninjau berlangsungnya proses masak di dapur umum.

Pendirian dapur umum ini merupakan wujud gotong royong dan bersatu dalam menghadapi pandemi Covid-19.

--page

Pembagian bantuan sosial ini nantinya akan disalurkan langsung oleh Koramil dan Babinsa, langsung ke rumah masyarakat kurang mampu, sehingga tidak menimbulkan kerumunan massa.

"Penyalurannya sudah sesuai data yang kami dapatkan dari babinsa. Sebab mereka menjadi mata dan telinga kami dilapangan yang tahu pasti bagaimana kondisi penerima bantuan," tuturnya.

Ini adalah sebagai wujud TNI hadir di tengah masyarakat dan mendukung dan membantu kebijakan pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Kemudian diucapkan banyak terimakasih kepada para donatur ata bantuannya. Sebab pihaknya tidak mungkin mampu melakukan semua ini tanpa adanya bantuan donatur. Inilah perluny budaya gotong royong senagai budaya asli Indonesia.

"Mari kita tampilkan sekarang yang mampu membantu yang tidak mampu, yang punya membantu yang tidak punya. Kebetulan kami sebagai kodim yang memiliki anggota kami bantu dengan bentuk tenaga dalam bentuk pekerjaan," tandasnya. (DANANG/B-6)