BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kota Palangka Raya, HM Khemal Nasery menyarankan kepada tim yang bertugas agar memberikan gambaran segala kegiatan pasien Covid-19 selama diisolasi di rumah sakit.
Perlunya dikabarkan ke publik sekaligus sebagai edukasi kepada masyarakat. Sehingga, apabila ada warga yang terpapar tidak berpikir negatif ketika harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit rujukan.
Selama ini kata Khemal, setiap kegiatan para pasien yang diisolasi berlangsung tertutup, nyaris tidak pernah dipublikasikan. Hal tersebut membuat masyarakat yang terpapar menjadi takut untuk memeriksakan dirinya.
"Setiap kegiatan yang mereka lakukan selama menjalani isolasi di rumah sakit bisa dipublikasikan oleh tim gugus tugas yang menagani melalui media sosial atau semacamnya," katanya, Rabu, 22 April 2020.
"Sehingga masyarakat lainnya bisa mengetahui apa saja aktivitas yang dilakukan di sana. Kalau mereka sakit mereka tidak takut periksa dan kalau pun positif tidak akan berontak karena sudah tau kegiatanya di dalam sana," tuturnya.
--page
Jika tidak terbuka dalam hal ini, lanjut Khemal maka masyarakat akan berpikir negatif tentang masalah isolasi yang dilakukan tersebut. Hal ini menjadi penting adanya keterbukaan kegiatan pasien.
"Setiap orang pastinya memiliki pandangan dan pemikiran yang berbeda, ada yang mengerti dan tidak takut ada pula orang yang kurang memahami dan takut untuk menjalaninya," ucapnya.
Dia berharap keterbukaan tentang masalah ini agar segera dilakukan, sebab masyarakat saat ini perlu untuk mengetahuinya agar tidak ada lagi ketakutan untuk menjalani isolasi di rumah sakit. (HENDRI/B-7)








