BORNEONEWS, Sampit - Kalangan legislatif saat rapat soal rasionalisasi dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) kompak agar pemangkasan anggaran mereka hanya Rp 2 miliar saja.
"Kami minta agar ada jawaban dari eksekutif, jika tidak kita skor sampai besok," kata Ketua DPRD Kotim, Rinie A Gagah yang memimpin rapat, Rabu, 22 April 2020.
Rinie dalam rapat itu juga menyatakan tidak sependapat jika pemangkasan itu mencapai Rp 11 miliar. Begitu juga dengan Wakil Ketua DPRD, H Rudianur.
"Kami akan sepakat bilamana hanya Rp 2 miliar saja, dan kami harapakan tim anggaran eksekutif bisa sepakat," tegas Rudianur.
Begitu juga dengan anggota lainnya dari Fraksi PDIP Rimbun, Fraksi PKB M Abadi, Fraksi Golkar Nadie, Khozaini, Fraksi Gerindra H Ary Dewar, Yuliansyah, Sutik, Fraksi PAN M.Kurniawan Anwar, Fraksi Nasdem Syahbana, bahwa mereka sepakat rasionalisasi hanya Rp 2 miliar saja.
--page
Sementara itu, Ramadhan, perwakilam dari TAPD menegaskan kalau mereka akan menghitung ulang terkait anggaran untuk penanganan Covid-19 itu.
"Kami akan jawab besok. Malam ini kami akan hitung lagi," tegas Plt Kepala Bappeda tersebut. (NACO/B-7)








