BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Karyawan Yunianto meminta dinas terkait agar mencontoh pemerintah Myanmar dalam penertiban pedagang pasar.
"Saya lihat ada foto pedagang pasar yang ada di Myanmar. Mereka diberi garis pemisah sehingga pedagang yang satu dengan yang lain tidak berdekatan dalam berjualan melainkan ada jarak. Itu bisa kita contoh di sini," kata Sigit kepada Borneonews pada Kamis, 23 April 2020.
Jarak yang diterapkan bagi pedagang menurut Sigit tentu juga akan berpengaruh pada pembeli sehingga pembeli yang datang berbelanja di saat wabah Covid-19 ini, tidak harus berdempet-dempetan, masih ada jarak.
"Kami minta agar dinas yang berkaitan dengan pasar agar mengatur pasar juga sesuai dengan protokol kesehatan jadi dibuat supaya tidak berjejal-jejal sehingga ada sosial distancingnya juga," tutur Sigit lagi.
Hal tersebut kalau dilakukan tentu akan dapat membantu menghambat atau pencegahan virus corona menyebar di pasar.
--page
"Jadi pasar juga ditertibkan. Karena pasar ini kan salah satu kebutuhan juga, masyarakat butuh ke pasar. Walaupun sekarang sudah ada sistem daring yang diterapkan Pasar Kahayan, tetap saja ada masyarakat yang ke pasar kan. Makanya sistem daring itu perlu disosialisasikan seluas-luasnya supaya masyarakat tahu ada opsi belanja dari rumah itu," tegasnya. (TESTI PRISCILLA/B-11)








