BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga Kota Palangka Raya, Ikhwanudin mencatat 1.129 pekerja sektor pariwisata kehilangan mata pencaharian akibat wabah virus corona atau Covid-19.
Jumlah pekerja pariwisata sebanyak itu mencakup, 741 pekerja di bidang akomodasi, 57 orang pekerja cafe dan rumah makan.
Kemudian 114 orang pekerja tempat hiburan dan rekreasi, 39 orang dari himpunan Pramuwisata Indonesia, serta 7 orang dari biro perjalanan wisata.
"Dampak Covid-19 ini telah menghilangkan mata pencaharian para pekerja pariwisata tersebut. Karena tempat usaha tidak bisa beroperasional," ungkap Ikhwanuidin, Kamis 23 April 2020.
Dengan kondisi demikian, dia mengimbau kepada para pekerja pariwisata yang saat ini terdampak dari pandemi Covid-19, dapat segera mungkin melakukan koordinasi dengan instansi terkait.
--page
Seperti berkoordinasi dengan dinas tenaga kerja maupun dinas sosial, yang saat ini tengah menangani para tenaga kerja dari berbagai bidang yang terdampak pandemi Covid-19.
"Contohnya program prakerja yang sedang di tangani oleh dinas tenaga kerja, maupun program bantuan pemerintah melalui dinas sosial. Nah, disni bisa dimanfaatkan oleh para tenaga kerja yang terdampak," tuturnya.
Hingga saat ini pihaknya masih mendata para tenaga kerja di bidang kepariwisataan lainnya yang dimungkinkan terdampak pandemi Covid-19. (HENDRI/B-11)








