PULANG PISAU –

BORNEONES, Kuala Kurun - Hingga hari ke 5 proses pencarian terhadap 1 korban luapan Sungai Mahuroi di Desa Tumbang Mahuroi, Kecamatan Damang Batu, Kabupaten Gunung Mas yang belum ditemukan terpaksa dihentikan semetara. Pasalnya sudah sampai batas waktu yang dituntukan. 

Komandan Kodim 1016 Palangka Raya Kolonel Inf I Gede Putra Yasa melalui Perwira Penghubung Kodim 1016 Palangka Raya di Kabupaten Gunung Masa Mayor Inf Wiyanyo mengatakan pada hari Rabu tim SAR gabungan masih melakukan pencarian, namun korban masih belum ditemukan. 

Sehingga tim memutuskan untuk menghentikan pencarian dan kembali ke titik kumpul pukul 11.00 WIB. Kemudian kembali ke Kota Kuala Kurun pukul 12.00 WIB. 

Karena jarak tempuh dari lokasi ke Kuala Kurun sangat jauh dan membutuhkan 7- 8 jam perjalanan, pukul 20.00 WIB anggota sampai di Kota Kuala Kurun dengan aman dan selamat. 

"Meski Tim SAR Gabungan semuanya ditarik, proses pencarian terhadap satu korban yang belum ditemukan tetap dilanjutkan oleh tim Basarnas dan masyarakat," kata Pabung Mayor Inf Wiyanyo. 

--page

Dia mengatakan selama 5 hari pencarian tim SAR gabungan berhasil menemukan 2 korban,  yakni Indu Kris (21) dan Kundran (30), sedangkan satu warga lainnya masih belum ditemukan.

Diketahui, korban belum ditemukan ini atas nama Kris dan masih anal-anak berumur 3 tahun. Ia dilaporkan hilang akibat bersama warga lainnya terseret arus luapan sungai Mahuroi pada Sabtu dini hari. 

Akiba kejadian itu, 9 Warga Desa Tumbang Mahuroi dikabarkan menjadi korban, bahkan 3 di antaranya ditemukan meninggal, dan 6 warga lainnya ada selamat dan ada yang hilang. (HENDRA/B-6)