PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), bekerja sama dengan Dinas Pariwisata (Dispar), sosialisasikan Kartu Prakerja pada pekerja sektor wisata.

Dampak Covid-19, banyak dari pekerja sektor pariwisata yang dirumahkan, maupun tidak adanya pekerjaan, semenjak Taman Nasional Tanjung Puting ditutup.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Kobar melalui Kepala Bidang Pelatihan dan produktivitas, Rahmat Trisdijanto mengatakan, sosialisasi yang dihadiri berbagai stakeholder industri pariwisata di Kobar itu, difokuskan pada tata cara pendaftaran kartu prakerja bagi pekerja sektor pariwisata yang terdampak dari Covid-19.

"Sehingga dimasa pandemi ini, mereka dapat mendaftar dan memanfaatkan layanan parakerja, untuk mengikuti pelatihan kerja online dan offline untuk meningkatkan kemampuan atau keahlian dengan bagi tenaga kerja, serta dapat bantuan selama 3 bulan," ujarnya, Kamis, 23 April 2020.

Adaapun program kartu prakerja merupakan program yang dibuat oleh kemenko perekonomian, untuk mengurangi dampak Covid-19, terutama dalam bidang ketenagakerjaan, khususnya bagi tenaga kerja yang di PHK, maupun yang dirumahkan.

--page


"Bagi yang tidak lolos dalam gelombang 1 bisa mengikuti untuk gelombang 2. Di Provinsi Kalimantan Tengah sendiri kuota untuk kartu Prakerja kurang lebih 49 ribu orang," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Wahyudi mengharapkan, dengan adanya sosialisasi ini dapat membantu pekerja sektor pariwisata, untuk dapat mendaftar dan mendapatkan keterangan lebih lengkap dari program kartu prakerja.

"Kami harap, pekerja di sektor usaha dapat menerima penjelasan dengan baik, bahkan bisa lolos dan mendapat kartu Parakerja," tandasnya. (DANANG/B-5)