BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meminta perusahaan di wilayahnya tidak bergantung dengan pemerintah selama menghadapi bencana non alam pandemi Covid-19.
"Ini perusahaan jangan bergantung tangan sama pemerintah seenaknya saja PHK karyawan lalu masyarakat teriak ke pemerintah. Harus sama-sama kita perangi bencana ini," tegas Fairid Naparin, Kamis 23 April 2020.
Wali Kota menjelaskan, upaya untuk menanggulangi wabah virus corona ini sudah dilakukan secara maksimal oleh pemerintah. Dari sisi anggaran pemerintah sudah menggelontorkan banyak biaya.
Terkait dengan kebijakan relaksasi yang diminta kepada perusahaan yang bergerak dibidang pembiayaan agar memberikan keringanan dan penundaan cicilan kepada masyarakat juga sudah dikoordinasikan lebih lanjut.
"Contoh untuk penundaan pembayaran kredit,
perusahaan jangan merasa sebagai pihak yang dirugikan, kan sudah ada pembicaraan di awal mereka minta pajak ditunda ya sudah kita tunda jadi ada timbal baliknya. Harus take and give lah," bebernya.
--page
Ia berharap masyarakat Kota Cantik dapat memahami apa yang disampaikan pemerintah terkait upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
"Kami juga sangat berharap agar masyarakat benar-benar disiplin mengikuti anjuran pemerintah, pakai masker, jaga jarak dan aturan lainnya yang sudah disampaikan," pungkasnya. (HENDRI/B-5)








