PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran akan memantapkan kinerja dan peran Toko Tani Indonesia Center (TTIC) serta Toko Tani Indonesia (TTI) di kabupaten. 

Hal itu bertujuan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dari sektor pertanian di tengah pandemi covid-19 saat ini. Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Pasar Mitra Tani Provinsi Kalimantan Tengah buka setiap hari Senin - Jumat mulai pukul 07.00 - 15.30 WIB.

"Kami juga akan terus melibatkan peran satgas pangan dan Tim Pengendali Inflasi Daerah untuk menghindari penumpukan barang, panic buying, dan menjaga stabilitas harga saat pandemi covid-19," kata Sugianto Sabran, Jumat, 24 April 2020.

Selain itu, guna meningkatkan produksi tanaman program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), masyarakat diimbau memanfaatkan pekarangan untuk bercocok tanam.

"Bisa menanam cabai, bawang merah, dan sayur-sayuran, atau jika mampu bisa beternak ayam dan ikan, sehingga kebutuhan sehari-hari rumah tangga anggotanya dapat terpenuhi," jelasnya.

--page

Selain itu, Gubernur Kalteng menyurati bupati/wali kota agar memberikan anjuran kepada petani, peternak untuk tidak menjual produksinya keluar Kalteng selama pandemi Covid-19.

"Dengan kondisi yang terjadi saat ini kami minta masyarakat Kalimantan Tengah tidak menjual hasil perkebunan maupun pertanian keluar wilayah Kalteng," tutupnya. (NOPRI/B-11)